Selasa, 28 April 2020

Tugas Diary Etika 13


Tidak Seperti Biasanya
Hai, apa kabar kalian semuaaa. Semoga kabar kalian selalu baik dan dalam keadaan sehat. Aamiin.
Oiya minggu ini udah masuk bulan Ramadhan, cepet sekali yaa. Ramadhan tahun ini berbeda banget sama tahun-tahun sebelumnya. Di tengah pandemi ini, rutinitas di bulan Ramadhan jadi berbeda banget. Sedih, tapi mau gimana lagi, memang keadaannya seperti ini huhu. Biasanya pas bulan ramadhan kayak sekarang ini, banyak banget rutinitas. Shalat tarawih di masjid, tadarusan, buka bersama, takjilan di masjid, menghias jalan kampung jadi penuh lampu warna-warni, kumpul sama temen-temen rumah buat hiasan, dan masih banyak lagi. Tapi sekarang beda banget, sepi banget dan aku kangen saat-saat itu. Sekarang nggak ada bukber sambil reunian, nggak ada kumpul-kumpul bareng buat hiasan jalan, persiapan takbiran, tarawih, takjilan, sungguh kangen banget sama suasana ini. Tapi kita harus tetep taat aturan, menerapkan physical distancing supaya pandemi ini segera mereda.
Walaupun kita nggak bisa melakukan kegiatan seperti biasanya di bulan Ramadhan, namun kita harus tetep mensyukuri nikmat-Nya, karena kita masih dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan ini. Di keadaan seperti sekarang, kita menjadi diuji keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah. Kita harus memperbanyak kegiatan positif dan banyak ibadah dan berdoa kepada Allah, dan jangan lupa juga untuk berdoa agar pandemi ini segera berakhir, terus kita bisa kumpul-kumpul lagi deh hehe. Intinya tetep taat aturan dan gunakan waktu yang masih diberikan kepada kita dengan sebaik mungkin, walaupun mungkin kita merasa bosan, suntuk, namun kita harus tetap menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ini dengan penuh semangat, seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk reunian dan buka bersama, sementara ini kita bisa via online dulu ya gais wkwk misalnya dengan video call.  Semangat untuk aku, kamu, kalian, dan kita semua. Sampai disini diary ke 13 ku dan sampai bertemuuu..

Tugas Diary Etika 12

    Halooo semuaaa  ketemu lagi di diaryku yang ke 12. Wawww udah 12 minggu gais, tidak terasa yaaa bentar lagi UAS. Dan minggu ini adalah minggu kesekian stay at home, udah mulai terasa bosan dan juga suntuk. Humm, untuk menghapus rasa itu aku mulai berpikir berbagai kegiatan yang ingin aku lakukan, tapi kegiatan apa itu aku juga gatau wkwk. Disela-sela kegiatanku saat stay at home, aku selalu update informasi juga tentang virus covid-19 ini. Rasanya ingin sekali menemui bulan Ramadhan dengan situasi dan kondisi covid-19 sudah usai, tapi sepertinya belum bisa. Sedih, tapi bagaimanapun caranya kita bersama-sama harus memotong rantai penyebaran covid-19 ini supaya kita bisa cepat-cepat untuk beraktifitas seperti biasa.

      Tidak terasa juga ya sebentar lagi bulan Ramadhan. Biasanya saat menjelang bulan Ramadhan aku selalu senang sekali, karena banyak sekali agenda di bulan Ramadhan, salah satunya bukber yang akan diadakan biasanya. Hmm namun rupanya bulan Ramadhan tahun ini bukber sekaligus reunian ditunda dulu deh.. sedih. Padahal aku dan teman-temanku biasanya kumpul dengan lengkap semua saat adanya buka bersama, baik itu buka bersama SD, SMP atau SMA tidak lupa teman-teman kuliahku juga hehe. Tapi gimana lagi hehe, situasi dan kondisi saat ini masih belum memungkinkan kan ya untuk keluar rumah, kan kita masih physical distancing. Walaupun begitu, ada hikmah dibalik semuanya. Aku merasa dengan adanya berbagai agenda di bulan Ramadhan yang akan tertunda, berarti agenda-agenda tidak bisa kita lakukan saat bulan Ramadhan tahun ini, tapi yang utama adalah kita tetap menjalankan ibadah puasa dan juga beribadah kan gais wkwk. Walaupun sedih sih..tapi harus tetap disyukuri, semoga kita bisa ketemu di Bulan Ramadhan dalam keadaan sehat dan tetap semangat. Sekian dulu yaaa, sampai ketemu lagi..

Selasa, 21 April 2020

Tugas Diary Etika 11


        Menjadi Guru di Masa Kini dan Masa Depan
         Hai diarykuuu kembali lagi denganku. Minggu ini adalah minggu ke 11 perkuliahanku di semester 4. Bener-bener waktu cepet banget berlalu, rasanya baru kemarin aku PKKMB ehh sekarang dah mau akhir semester 4 aja. Oiya, di perkuliahan daring etika kemarin dibahas mengenai tantangan guru di masa kini dan masa depan. Hmmm pembahasan kemarin cukup menarik sih, soalnya kita bisa membayangkan apa yang akan menjadi tantangan kami sebagai seorang guru di masa depan nanti. Ada beberapa hal yang menjadi tantangan bagi guru, ada peserta didik, guru, kebijakan dan perubahan global. Keempatnya saling memiliki peran dalam tantangan guru di masa kini dan masa depan.
            Dalam menjadi seorang guru itu ternyata tidaklah mudah, ada beberapa hal yang menjadikan kita sebagai seorang guru harus bisa untuk melewati dan menghadapi tantangan-tantangan seorang guru di masa depan nanti. Banyak sekali hal yang harus guru lakukan agar dapat melewati tantangan tersebut, misalnya tantangan peserta didik yang karakternya dari zaman ke zaman selalu berubah mengikuti perkembangan zaman, sebagai seorang guru  kita juga dituntut untuk bisa memahami karakter dari peserta didik yang akan kita hadapi esok. Kita sebagai seorang guru harus bisa mengikuti perkembangan zaman agar kita juga bisa untuk mengimbangi kemajuan para peserta didik. Oleh karenanya sebagai seorang guru juga harus menerapkan strategi pembelajaran yang mengikuti perkembangan zaman agar para peserta didik lebih mudah untuk memahami pelajaran. Wah banyak juga ya tantangan menjadi seorang guru, kita sebagai calon guru harus siap menghadapi itu semua. Sekian dulu ya diaryku sampai bertemu di diary yang selanjutnyaaaaaa……

Jumat, 03 April 2020

Tugas Diary Etika 10


            Tugas dan Peran Guru
           Hai gais bertemu lagi denganku.. setelah seminggu kita tidak bertemu hahahaha. Oiya kali ini aku akan menceritakan kepada kalian tentang kuliah online mata kuliah etika ku. Jadi kita kemarin itu kelas online dengan semacam videoconference gitu, dimana kemarin adalah kali kedua kuliah etika menggunakan aplikasi videoconference tersebut. awalnya masih pada malu-malu gitu haha tapi pas kemarin udah pada kebiasa jadi enjoy aja. Materi kemarin itu tentang tugas dan peran guru, Pak Grendi mengundang salah satu alumni dari Pendidikan Sosiologi yang sekarang sudah menjadi guru di Gunung Kidul yaitu mbak Suyin. Beliau sudah cukup lama mengajar disana. Beliau menceritakan berbagai cara yang beliau gunakan untuk bisa menjadi guru yang bisa mengikuti perkembangan peserta didiknya.
            Mbak Suyin selalu menggunakan cara-cara seperti game menjawab pertanyaan, dan yang lainnya sehingga peserta didik lebih mudah untuk memahami materi yang diberikan. Dengan sedikit cerita yang diberikan oleh mbak Suyin, aku jadi terinspirasi tentang bagaimana caranya supaya peserta didik tetap dapat menyukai pelajaran tanpa keterpaksaan, menjadi seorang guru itu harus kreatif, inovatif dan isnpiratif ya ternyata gais hehee. Apalagi di era sekarang, banyak peserta didik yang sudah mulai maju mengikuti perkembangan zaman sehingga guru dituntut untuk bisa mengimbangi mereka juga. Semangat untuk kita para calon guru hehehe. Sekian dulu ya ceritaku.. sampai ketemu lagi, oiya tetap jaga kesehatan jangan lupa cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun. Semoga kita segera kembali ke perkuliahan tatap muka, sudah rindu dengan teman-teman dan kampus tercinta hahahahahaha.

Tugas Diary Etika 9


          Selalu Ada Pesan dari Setiap Hal
         Hay diary kuuuu..bertemu lagi dengan ku. Ini adalah minggu ketiga aku menjalani kuliah online huhuhu. Rutinitasku di rumah sama seperti minggu-minggu kuliah online ku sebelumnya. Bangun tidur, sarapan, kuliah online, ngerjain tugas, dan sama setiap harinya hahahaha. Tapi di minggu kedua kemarin, tugasku sedikit lengang jadi aku punya banyak waktu senggang untuk memasak, family time dan me time juga pastinya. Karena Work From Home, bapak dan ibuku dirumah sehingga aku lebih memiliki banyak waktu untuk sharing dengan mereka tentang berbagai  hal, misalnya tentang virus corona yang sedang melanda Indonesia. Banyak sekali hal yang aku lakukan bersama ayah dan ibuku gais, kayak bersih-bersih rumah, memasak, dan banyak lagi hahaha. Oiya aku juga masak sama ibuku, membuat pudding..hmmm dari adanya stay at home ini aku jadi belajar masak sama ibu hehehehe. Aku berusaha untuk menjadi produktif di waktu-waktu senggangku supaya aku juga bisa berpikiran positif dan membuat tubuhku jadi sehat deh wkwkwkw.
Jadi, dengan adanya sistem Stay at Home ini memiliki banyak sekali hikmah gais. Kita jadi bisa memaknai bahwa yang paling berharga dalam hidup ini bukanlah harta akan tetapi keluarga, sahabat, teman-teman yang sering kita temui, dan segala hal diluar sana. Jadi dengan adanya Stay at Home ini kita jadi menyadari kan betapa pentingnya keberadaan keluarga, teman dan sahabat kita di dalam hidup kita, kita tidak akan bisa hidup tanpa dorongan dan dukungan mereka, buktinya banyak sekali orang-orang yang ingin bertemu dengan teman-temannya, menunjukkan bahwa kita sebagai makhluk sosial tidak bisa hidup sendiri karena kita saling bergantung satu sama lain… sekian dulu diaryku. Sampai ketemu di diary selanjutnya, tetap jaga kesehatan dan kebersihan..

Ujian Tengah Semester Sosiologi Bencana

  Modal Sosial Dalam Manajemen Bencana Non-Alam Pandemi Covid-19 Oleh : Widhah Salma D/18413244016        Bencana merupakan suatu perist...